Turnamen Dunia Dota 2 Siap Digelar di Bucharest

Turnamen Dunia Dota 2 Siap Digelar di Bucharest – Setelah sebelumnya turnamen Dota 2 sempat gagal diselenggarakan di Swedia, akhirnya kejuaraan tersebut mendapatkan tuan rumah baru. Valve mengungkapkan bahwa The International (TI) 10 bakal dihelat di Bucharest, Rumania.

Para penggemar game Dota pun dapat menyaksikannya secara langsung maupun secara online. Pertempuran epik dalam memperebutkan Aegis of Champions tersebut akan berlangsung di Stadion Arena Nationala yang merupakan stadion terbesar di negara Rumania pada bulan Oktober 2021.

Pertandingan akan dimulai dengan babak grup pada tanggal 7-10 Oktober. Kemudian diikuti oleh acara utama mulai tanggal 12-17 Oktober, yang mana diikuti oleh dua tim Dota 2 terbaik di dunia yang akan saling berhadapan di putaran Final.

Bukan hanya berjuang untuk memperebutkan Aegis, akan tetapi para tim peserta juga akan memperebutkan total hadiah hingga USD 40 juta (sekitar Rp.581,8 milliar).

Sementara itu terdapat kabar baik untuk para penggemar Dota, melalui situs resmi, Vale membocorkan informasi terkait dengan harga tiket yang akan segera hadir dalam waktu dekat.

Pertandingan epik ini nantinya akan bisa disaksikan langsung oleh penggemar Dota di Rumania, atau bahkan ditonton oleh penggemar-penggemar lainnya di seluruh dunia secara online.

Kapasitas penonton di Arena Nationala sendiri mampu menampung hingga 55.000 penonton.

“Kami berterima kasih atas kemitraan yang telah kami bentuk dengan Rumania dan kota Bucharest, dan sangat menantikan untuk berkumpul dengan komunitas Dota 2 global, baik secara langsung ataupun secara virtual, untuk merayakan para pemain elit yang luar biasa di International,” tulis Dota 2.

Terdapat total 18 tim yang akan berkontribusi dalam ajang T10 kali ini. Semua tim peserta berasal dari enam wilaya Dota Pro Circuit (DPC), sedangkan 12 tim peserta menerima undangan langsung untuk ikut serta dalam turnamen tersebut.

Sebelumnya telah tersiar kabar bahwa T10 akan diselenggarakan di Stockholm, Swedia. Namun karena terbentur alasan tertentu, akhirnya mereka tidak mendapatkan izin untuk menyelenggarakan turnamen tersebut.

Mungkin hal ini dikarenakan Federasi Olahraga Swedia baru saja memilih untuk tidak memasukkan esports ke dalam federasi olahraga, sehingga turnamen ini tidak termasuk dalam olahraga elit.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.